Pages

Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

10 POSISI BERCINTA YANG PALING SUKAI WANITA

10 POSISI BERCINTA YANG PALING SUKAI WANITA - Hubungan intim yang menggairahkan biasanya melibatkan berbagai variasi ketika bercinta. Karena itu kami ingin membagikan aneka posisi favorit dalam berhubungan intim. Tujuannya hanya agar kehidupan seksual pasangan suami istri tak jadi jenuh dan semakin indah.


1. The Bronco Buster
2. Lock and Pose
3. Private Lap Dance
4. Raising The Mast
5. Stand at Erection
6. Spooning it
7. The Bamboo Split
8. The Comfort Zone
9. The Puppet Master
10. Stoop Doggy Dog



http://nantoblogger.blogspot.com/2011/11/10-posisi-bercinta-yang-paling-sukai.html

Sabtu, 10 Desember 2011

Benarkah Seks Setara Olahraga?

Benarkah Seks Setara Olahraga? - Banyak mitos yang menyebutkan bahwa hubungan seksual membakar cukup banyak kalori sehingga setara dengan kegiatan olahraga. Malah ada yang menyebutkan berhubungan seks tiga kali dalam seminggu sama seperti berlari selama 48 menit seminggu.

Memang benar saat gairah meluap dan terjadi pengerahan energi fisik, hormon adrenalin akan meningkat, demikian juga detak jantung dan tekanan darah.

Kendati begitu, sebenarnya seks tidak dapat digolongkan dalam aktivitas fisik seperti olahraga. Apalagi detak jantung rata-rata saat berhubungan seks hanya 130 per menit dan tekanan darah sistolik masih dibawah 170. Itu bila hubungan seks dilakukan dengan pasangan yang sah.

Para peneliti lalu membandingkan antara hubungan intim di rumah dengan seseorang yang melakukan olahraga treadmil. Dalam skala 1-5, dengan 5 merupakan level intensitas paling tinggi, ternyata hubungan seks hanya berada di level 2,7 sementara olahraga di treadmil berada di skala 4,7.

Rata-rata, pasangan berusia pertengahan berintim-intim dua kali dalam seminggu, dan setiap episodenya berlangsung 15 menit. Jumlah kalori yang dikeluarkan sekitar 50-80 kalori, tergantung intensitas seks yang dilakukan.

Aktivitas fisik yang setara dengan pembakaran 50 kalori antara lain naik turun tangga selama 3 menit atau bermain tenis selama 6 menit. Jadi, masihkah menganggap seks sebagai olahraga?

Jumat, 09 Desember 2011

Oral Seks Berisiko Tularkan HIV/AIDS?

Oral Seks Berisiko Tularkan HIV/AIDS? — Meski human immunodeficiency virus (HIV) juga ditemukan dalam air ludah, jumlahnya sangat sedikit untuk bisa menyebabkan infeksi. Sampai saat ini belum ditemukan kasus penularan melalui air ludah. Akan tetapi, seks oral yang dilakukan dalam kondisi lesi (luka) di mulut harus diwaspadai.

"Jika mulut sariawan atau sedang mengalami jenis luka lainnya lalu terjadi seks oral, maka penyebaran virus mungkin terjadi, termasuk penularan HIV/AIDS, meski risikonya hanya 5 persen," kata dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, dalam acara pengumuman hasil survei global mengenai perilaku seksual yang diadakan Durex di Jakarta, Rabu (30/11/2011).

Ia menjelaskan, selain kontak mulut dengan alat kelamin, ciuman mulut pun berisiko menularkan penyakit jika ada lesi di sekitar mulut sampai kerongkongan. "Terlebih lagi kalau jenis ciumannya dalam, seperti french kiss," imbuhnya.

Apabila mulut berada dalam kondisi bersih dan sehat, maka cairan sperma atau ludah yang tertelan tidak bisa menularkan HIV/AIDS. "Virusnya akan mati oleh asam lambung," paparnya.

Hubungan seksual, baik melalui anal, oral, maupun genital, yang dilakukan tanpa menggunakan kondom dengan orang yang kemungkinan terinfeksi HIV berpotensi tinggi menularkan HIV/AIDS. Dalam hal ini, menurut Boyke, risiko penularannya sekitar 70 hingga 80 persen.

Adapun jarum suntik memiliki risiko penularan 10 hingga 20 persen, dan sisanya adalah penularan dari ibu kepada janinnya. "Karena risikonya paling kecil, ibu yang mengidap HIV/AIDS masih bisa minum obat atau diinseminasi sehingga anaknya tidak tertular," tutup dr Boyke.



http://health.kompas.com/read/2011/12/01/07143944/Oral.Seks.Berisiko.Tularkan.HIV/AIDS.